Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Nelayan 'Tercekik', Sampah Campur Lumpur Tutupi Muara Medaksa Cilegon

Minggu, 05 Juni 2022 | Juni 05, 2022 WIB Last Updated 2022-06-05T05:00:00Z

 

Editor: Owi CH

Berita-Indoya - Fenomena penumpukan sampah di Muara Sungai Medaksa, Kelurahan Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, semakin meresahkan warga khususnya para nelayan.


Sejumlah perahu bahkan tak bisa berlayar karena terjebak di antara tumpukan sampah yang bercampur dengan lumpur kering.


Padahal sebelumnya, muara tersebut dijadikan tempat berlabuh karena kedalamannya mencapai 2 sampai 3 meter.


Akibat sampah dan lumpur yang mengalir dari sungai maupun terbawa saat air laut pasang, Muara Medaksa kini semakin dangkal. 

Beberapa nelayan yang 'tercekik' keadaan, terpaksa banting setir jadi buruh harian lepas.


Informasi tersebut dibeberkan langsung oleh warga sekitar.


“Banyak perahu milik teman-teman nelayan terjebak sampah bercampur lumpur di muara ini. Kasihan mereka, sebab gara-gara perahunya terjebak, akhirnya banting stir jadi buruh lepas,” kata Zukni Afkar, salah satu nelayan di Lingkungan Medaksa, saat ditemui di sekitar muara sungai Medaksa, Sabtu 4 Juni 2022.


Rupanya penumpukan sampah di Muara Medaksa sudah mulai terjadi sejak 2019 silam.

“Ada yang terbawa dari sungai, ada juga dari laut ketika air pasang. Lama kelamaan menumpuk di muara ini,” ujarnya.


Alhasil kini nelayan yang perahunya selamat menambatkan kendaraan air mereka lebih jauh dari biasanya.


Zukni dan warga setempat berharap pemerintah mau memerhatikan dan turun tangan mengatasi masalah yang terjadi di Muara Medaksa.


“Harapan kami agar muara ini dikeruk, dinormalkan kembali kedalamannya jadi 2 meter. Sehingga kami bisa menambatkan perahu kami seperti dulu,” ucapnya.

Di sisi lain, Lurah Tamansari, Kecamatan Pulomerak, Lutfi mengaku pihaknya belum bisa berbuat banyak karena keterbatasan lahan untuk membuang sampah-sampah yang menumpuk.


“Persoalan sampah ini telah jadi atensi kami. Daerah Medaksa memang perlu diantisipasi terkait penumpukan sampah, tapi kami belum menemukan lahan yang tepat untuk tempat pembuangan sampah sementara,” katanya.


Oleh karena itu dalam waktu dekat pihaknya akan segera berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengatasi permasalahan sampah di Muara Sungai Medaksa.

Dia juga mengimbau pada warga sekitar untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama.


“Dalam waktu dekat, kami akan berkoordinasi dengan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Cilegon dan sejumlah pihak lainnya,” ujarnya.

×
Berita Terbaru Update