Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Umat Islam dan Kristen di Uganda Rutin Kunjungi Kuil, Dipersatukan Tragedi Kelam

Rabu, 08 Juni 2022 | Juni 08, 2022 WIB Last Updated 2022-06-08T15:01:53Z

 

Editor: Timitom OFC

Berita-Indoya - Umat Islam dan Kristen di Uganda, Afrika, memiliki tradisi unik yang telah dijalani selama puluhan tahun.  Umat Islam dan Kristen di Uganda rutin mengunjungi kuil yang terletak di Desa Namugongo, berjarak 12 kilometer dari ibu kota Kampala.  Di kuil itu, mereka memperingati tragedi pembunuhan massal terhadap umat Islam dan Kristen yang terjadi pada tahun 1886.  Badru Kateregga, profesor dan Ketua Dewan Tertinggi Muslim Uganda, menjelaskan total ada 73 muslim, 23 anglikan, dan 22 katolik yang tewas dalam tragedi itu. Pembunuhan terhadap mereka dilakukan atas perintah seorang raja lokal bernama Mwanga II.

Oleh karena itu, setiap tanggal 3 Juni, umat Islam dan Kristen di Uganda mengunjungi Kuil Namugongo untuk memperingati peristiwa kelam itu.

Peziarah dari Kenya, Rwanda, Tanzania, Burundi, Sudan Selatan, Republik Demokratik Kongo, bahkan Eropa dan AS, juga sering ikut hadir di kuil itu.

Paus Paulus VI mengunjungi kuil itu sekaligus memimpin misa yang dihadiri oleh lebih dari 10 kepala negara di Afrika pada tahun 1969. Langkah tersebut diikuti oleh dua paus lainnya, salah satunya Paus Fransiskus.


Menteri Dalam Negeri Uganda Kahinda Otafire mengatakan, kuil itu menyatukan semua agama.

"Ketika kami pergi ke hutan untuk melawan para diktator di Uganda, tujuan utama kami adalah menyatukan Uganda dan Afrika secara luas. Persatuan yang saya lihat di sini menunjukkan bahwa itu dapat dicapai. Persatuan Afrika adalah kekuatan Afrika," katanya dikutip Berita-Indoya dari Anadolu Agency pada 3 Juni 2022.

×
Berita Terbaru Update