Berita-Indoya - Rahasia Presiden Rusia, Vladimir Putin dibongkar oleh seorang penulis buku Regis Gente.
Ia mengklaim jika Vladimir Putin memiliki pengawal 'khusus' yang bertugas mengumpulkan kotoran yang keluar dari tubuhnya.
Selama lebih dari satu dekade Regis Gente melakukan penelitian untuk dua bukunya tentang Rusia dan Mikhail Rubin.
Dalam laporan Kamis, 9 Juni 2022 majalah Prancis, Paris Match, diungkap soal kehidupan Vladimir Putin.
Artikel tersebut menunjukkan bahwa tanggung jawab untuk mengumpulkan kotoran Vladimir Putin jatuh pada Layanan Perlindungan Federal (FPS).
FPS adalah departemen yang bertugas melindungi Vladimir Putin dan pejabat pemerintah lainnya.
Laporan tersebut mengklaim bahwa setiap kali Vladimir Putin harus pergi ke luar negeri, seorang agen menempatkan kotorannya di dalam tas khusus sehingga dapat dikembalikan ke Rusia.
Menurut laporan itu, pengumpulan feses terjadi pada perjalanan Putin ke Prancis pada 29 Mei 2017, dan selama perjalanannya Oktober 2019 ke Arab Saudi.
Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi risiko kekuatan asing menemukan informasi tentang kesehatan Putin yang dapat terkandung dalam DNA.
Wartawan Farida Rustamova, tampaknya setuju dengan laporan itu, mengatakan di Twitter bahwa dia mengetahui insiden serupa di Wina dan mengutip sumber lebih lanjut yang mengatakan Putin telah melakukan praktik itu selama bertahun-tahun.
Akhir-akhir ini, ada banyak spekulasi bahwa penguasa Rusia berusia 69 tahun itu tidak sehat setelah melewatkan serangkaian acara rutin, dengan beberapa laporan mengklaim dia sedang dirawat karena sejumlah kondisi serius.
Di masa lalu, metode ini tampaknya digunakan sebagai teknik kecerdasan yang nyata.
Pada 2016, seorang mantan agen Uni Soviet mengatakan dia menemukan bukti bahwa Joseph Stalin berusaha memata-matai Ketua China Mao dan pejabat lainnya dengan menganalisis kotoran mereka.
Mata-mata Inggris juga memeriksa kertas toilet yang digunakan oleh pasukan Soviet di Jerman Timur selama Perang Dingin, menurut pakar militer Inggris Tony Geraghty.
Reuters melaporkan pada bulan Februari bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron menolak untuk melakukan tes Covid-19 menjelang pertemuan langsung untuk menghindari pengumpulan DNA-nya.
Penampilan publik terbaru Putin di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg telah membuat banyak orang terkejut dan mempertanyakan kesehatan Presiden Rusia.
Presiden Rusia itu terlihat "merosot" di kursinya dan membiarkan pakaiannya "miring" dalam penampilan publik terbarunya, kata seorang pakar bahasa tubuh.
Dasi dan kemeja Putin menunjuk ke arah yang berlawanan ketika dia duduk untuk sesi tanya jawab di Forum Ekonomi Internasional St Petersburg.
Pakar bahasa tubuh Judi James mengatakan orang nomor satu di Rusia yang 'sombong' itu bisa saja berusaha terlihat seperti 'pemenang yang merayakan' di tengah perang yang sedang berlangsung di Ukraina.
"Untuk seorang pria yang biasanya berpakaian rapi, posenya membuat dasinya miring dan kemejanya tampak menganga di antara kancing," ucapnya, dikutip dari Mirror.
Namun, pada satu titik katanya, Vladimir Putin tampak sadar bagaimana perutnya berada di satu arah dan dasinya ke arah lain.
Putin menarik dasinya ke belakang bagian depan kemejanya meskipun dia tampak sangat nyaman dengan tanda gangguan ini.
"Gaya keangkuhan yang dikombinasikan dengan humor dan pose santai ini tampaknya menunjukkan seorang pria yang menemukan ironi atau sarkasme dalam situasi ketegangan dan ancaman global saat ini," tuturnya lagi.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Sumber: Pikiran-Rakyat
Editor: Owi CH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
