Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Syarat Beli 10 Liter Minyak Goreng Curah Sesuai HET

Kamis, 23 Juni 2022 | Juni 23, 2022 WIB Last Updated 2022-06-23T04:41:55Z

 


Berita-Indoya - Saat ini warga dapat membeli 10 liter minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) Rp14.000 per liter.


Warga hanya perlu membawa satu kartu tanda penduduk (KTP) untuk membeli 10 liter minyak goreng curah.


Pernyataan tersebut disampaikan oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Hasan usai memantau harga kebutuhan pokok di Pasar Kosambi, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis, 23 Juni 2022.

Mendag mengatakan kebijakan baru tersebut diambil untuk membantu masyarakat, khususnya pelaku UMKM.


Dengan adanya kebijakan itu, pelaku UMKM diharapkan tidak merasa kesulitan untuk memenuhi kebutuhan minyak goreng curah dalam menjalankan usahanya.


"Boleh juga kalau yang beli satu liter itu, kalau dibawa ke gang RT-nya, ada warung kecil, dijadikan (kemasan) 100 mili, 200 mili. Ya untung-untung sedikit boleh lah," katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan pada Senin pekan depan, 27 Juni 2022, pihaknya akan mengundang para pengusaha dan produsen minyak goreng terkait rencana kebijakan minyak curah diubah menjadi minyak kemasan sederhana.


"Nanti masyarakat, ibu-ibu kalau belanja ke supermarket, ada minyak goreng yang harganya Rp14 ribu, dengan merek Minyak Kita yang dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan," ujarnya.


Menurutnya, minyak tersebut memiliki kemasan yang bagus dan bisa ditemukan secara bertahap di berbagai supermarket.

Selain itu, Zulkifli Hasan kembali menegaskan akan berupaya menstabilkan harga kebutuhan pokok, terutama minyak goreng curah dalam waktu dua minggu, dari target semula satu bulan.


"Saudara saudara, ini hari Kamis, seminggu saya. Saya janji target sebulan, tapi saya yakin dua minggu, harga minyak goreng curah Rp14.000 stabil, aman, di mana-mana (ada), dua minggu gitu," tuturnya.

Kemudian, ia juga menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan membuat Task Force (Satuan Tugas) untuk menangani crisis center 24 jam.


"Saya kira kita bisa memantau ketersediaan barang dan harga. Bisa tiap hari dilaporkan. Jadi kita bisa secara cepat tanggulangi sehingga ibu-ibu tidak lagi teriak harga minyak Rp14 ribu tidak ada," katanya sebagaimana.

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

Sumber: Antara

Editor: Owi CH

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

×
Berita Terbaru Update