Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Ratusan Doa Tertulis di Kertas Kecil untuk Eril, Dinding Gedung Pakuan Bandung Jadi Saksi Kedukaan Warga Jabar

Senin, 06 Juni 2022 | Juni 06, 2022 WIB Last Updated 2022-06-06T08:00:00Z

 

Editor: Owi CH

Berita-Indoya - Duka dari kantor kediaman Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil masih menjalar kepada rakyat, khususnya warga Jabar.


Usai menyatakan putra sulungnya, Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) meninggal dunia, Ridwan Kamil dan keluarga memutuskan pulang ke Indonesia.


Luka batin dari Sungai Aare, Bern, Swiss, lokasi Eril hanyut dan hilang pada 26 Mei lalu pun dibawa ke tanah air.


Publik terikat kuat dengan sosok Eril, lantaran maraknya pemberitaan sejak hari pertama dia dinyatakan hilang terbawa derasnya arus.

Dilansir Berita-Indoya dari akun TikTok Info Bandung Kota, ratusan warga Jawa Barat berdatangan ke Gedung Pakuan Bandung untuk mengumpulkan doa-doa baik bagi Eril.


Dalam video yang diunggah, warga tampak menuliskan doa mereka pada kertas kecil berupa sticky notes untuk kemudian menempelkannya di dinding salah satu area dalam Gedung.


“Turut berduka cita, semoga Aa Eril ditempatkan di sisi Allah SWT. Aamiin. Semoga Bapak dan Ibu diberikan ketabahan,” ucap salah seorang warga, tertanda Warga Jabar, Dimas dan Kiki.


“Semoga A Eril diterima amal ibadahnya, ditempatkan di tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar warga lain atas nama Ima dari Universitas Padjadjaran.

Perwakilan keluarga, Erwin Muniruzaman mengatakan bahwa pihaknya memang menyediakan ruangan, kertas kecil, dan pulpen, di Gedung Pakuan untuk orang-orang yang bertakziah.


"Ini ruangan memang disediakan untuk orang yang ingin menyampaikan belasungkawa dan juga menyampaikan ekspresi, penguatan, doa dan lain sebagainya. Sehingga warga semua yang berkesempatan dan hadir itu bisa mengisi buku tamu dan menyampaikan pesan," ucap Erwin di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu, 5 Juni 2022.


Sebelumnya, rangkaian demi rangkaian penghormatan bagi Eril telah dilaksanakan di Gedung Pakuan Bandung.


Sejumlah tokoh mulai dari pejabat hingga masyarakat mengungkapkan rasa belasungkawa.

Gedung Pakuan tampak dikunjungi banyak orang yang ingin ikut bertakziah pada Sabtu, 4 Juni 2022.


Saking banyaknya masyarakat yang ingin berbelasungkawa, panitia membagi acara hingga menjadi dua sesi.


Ungkapan bela sungkawa untuk sesi 1 dikhususkan bagi tamu Forkopimda, Bupati atau Wali Kota dan relasi pemerintahan, yang dibuka mulai pukul 11.30 WIB sampai 13 00 WIB.


Lalu dilanjutkan dengan sesi 2 untuk umum. Sesi ini dimulai pukul 13.30 WIB sampai 15.00 WIB. Pintu terbuka bagi siapa saja, baik organisasi masyarakat maupun yang datang sebagai individu.

Adapun acara pokok di Gedung Pakuan Bandung diantaranya doa bersama, musafahah, dan salat gaib yang dipimpin oleh Ketua MUI Jabar.

×
Berita Terbaru Update