Berita-Indoya - Misi Resupply ke Stasiun Luar Angkasa Internasional telah dihentikan tanpa batas waktu.
Hal tersebut dilakukan lantaran adanya kebocoran bahan bakar yang berasal dari kapsul Dragon yang diproduksi SpaceX.
Kebocoran itu terlihat tepat sebelum kapal akan dirakit di landasan peluncuran.
Kapsul tersebut memiliki 16 mesin yang ditempelkan di bagian bawah untuk menavigasi penerbangan luar angkasa.
Insinyur memperhatikan adanya uap yang meningkat dari bahan bakar peledak kapsul yang menyebabkan peluncuran hari ini dibatalkan.
Bahan bakar telah dikeluarkan dari bagian pesawat ruang angkasa yang mengalami masalah teknis.
"Dari pembacaan yang ditinggikan, diidentifikasi dan penyebabnya ditentukan. Tim gabungan NASA dan SpaceX akan menentukan dan mengumumkan tanggal peluncuran target baru," kata NASA.
Menurut Space Flight Now, ketika misi pasokan diluncurkan, sebuah kapsul tak berawak akan membawa muatan yang berisi 4.500 pon makanan dan persediaan ke ISS.
Untungnya, para astronot yang saat ini berada di dalam pesawat tidak dalam keadaan yang benar-benar parah. Misi pasokan yang diselenggarakan oleh Rusia tiba di pintu ISS pada 3 Juni.
Misi pasokan yang dikenal sebagai CRS-25, adalah penerbangan kelima dalam perjanjian komersial kedua antara NASA dan SpaceX.
TechCrunch melaporkan bahwa SpaceX memperoleh 3 miliar dolar untuk 20 misi ke ISS di bawah kontrak pertama antara kontraktor ruang angkasa swasta dan badan antariksa milik publik Amerika Serikat.
Kerusakan pada kapsul ini bisa jadi berasal dari lingkungan luar angkasa yang tak kenal ampun dan tantangan penggunaan kembali dalam perjalanan ruang angkasa.
SpaceX akan bergerak maju dengan peluncuran lain yang dijadwalkan hari ini.
Sebuah roket Falcon 9 akan lepas landas dari Cape Canaveral tepat setelah pukul 17.00 waktu setempat dan menempatkan satelit di orbit di atas Mesir.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Sumber: Pikiran-Rakyat
Editor: Owi CH
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
