Berita-Indoya - Gubernur Sumatra Barat Mahyeldi Ansharullah merespons isu soal restoran Padang yang menyajikan menu rendang babi.
Sebelumnya, viral sebuah restoran Padang menyajikan menu rendang babi. Restoran tersebut berlokasi di Kelapa Gading Timur, Jakarta Utara.
"Harusnya ini tak boleh terjadi karena masakan Padang, atau masakan Minang itu identik dengan makanan halal sesuai dengan falsafah dan adatnya yang berlandaskan Islam dan ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah). Seluruh masakan pakai nama Padang itu adalah makanan halal. Itu sudah jelas," ucap Mahyeldi.
Mahyeldi ingin restoran yang dinilai mencoreng nama baik masakan Padang tersebut diselidiki lebih lanjut.
"Makanya harus dicek lagi, apakah ada izinnya, kenapa pakai nama Padang, apakah (pemiliknya) orang Padang atau tidak" ujarnya.
Gubernur juga sudah meminta Ikatan Keluarga Minangkabau (IKM) di Jakarta melakukan pengecekan perizinan restoran tersebut dari Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Pada intinya, tidak boleh lagi ada masakan Padang yang nonhalal. Kita harus pastikan masakan Padang itu semuanya halal dan dapat dikonsumsi oleh umat muslim. Ke depan, harus ada sertifikasi oleh IKM, mana yang asli Padang, mana yang bukan. Nanti ada stikernya," tuturnya dikutip Berita-Indoya dari laman Pikiran-Rakyat pada 12 Juni 2022.
Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumatra Barat, Suwirpen Suib. Dia mengatakan, Sumatra Barat identik dengan masyarakatnya yang muslim.
Ketua DPRD menegaskan, jika restoran Padang menyajikan menu berbahan baku babi, maka itu merupakan penghinaan untuk masyarakat Sumatra Barat.
Dia berkata, banyak pihak yang menyesalkan beredarnya menu rendang babi yang juga dijual di platform marketplace.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menuturkan, setiap orang memang berhak untuk berkreativitas demi memajukan usaha mereka.
"Tapi jangan sampai (kreativitas) melukai yang lain. Nanti dikhawatirkan kalau di restoran Padang itu orang makan, enggak tahunya haram.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Sumber: Pikiran-Rakyat
Editor: Timitom OFC
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
