Editor: Owi CH
Berita-Indoya - Perwakilan Rusia walk out dari pertemuan Dewan Keamanan PBB setelah sesama perwakilan negara mengecam tidakan Vladimir Putin di Ukraina.
Duta Besar RUSIA untuk PBB Vasily Nebenzya keluar dari ruangan setelah banyak pihak menyudutkan tindakan Vladimir Putin.
Presiden Dewan Eropa Charles Michel mengklaim jika tindakan Rusia secara tidak langsung merusak keberlangsungan hidup banyak negara berkembang.
Ia mengklaim Rusia menggunakan makanan sebagai 'rudal siluman' terhadap negara-negara global dengan membatasi transfer pasokan makanan melalui pelabuhan Ukraina.
Setelah negaranya disinggung dalam pertemuan, Vasily Nebenzya memilih keluar dari ruangan, Rusia disalahkan atas krisis pangan international.
"Anda boleh meninggalkan ruangan, mungkin lebih mudah untuk tidak mendengarkan kebenaran, Duta Besar yang terhormat," ucap Charles Michel menyindir.
Dihadapan Duta Besar Rusia, Michel mengatakan Kremlin menggunakan pasokan makanan sebagai rudal siluman melawan negara-negara berkembang.
"Konsekuensi dramatis dari perang Rusia menyebar ke seluruh dunia," ucapnya.
“Ini menaikkan harga pangan, mendorong orang ke dalam kemiskinan, dan mengacaukan seluruh wilayah," katanya lagi, dikutip dari Express.
Ia mengklaim Rusia sepenuhnya bertanggung jawab atas krisis pangan yang mengancam dunia.
Michel membenarkan bahwa dia secara pribadi telah menyaksikan 'jutaan ton biji-bijian dan gandum' terperangkap di Ukraina ketika pasukan Rusia memblokir transportasi dari Odessa.
Presiden Dewan Eropa menyalahkan 'kapal perang Rusia di Laut Hitam' di samping 'serangan terhadap infrastruktur transportasi' Vladimir Putin karena menciptakan tekanan pada pasokan makanan internasional.
Dalam kesempatan itu ia juga menggambarkan rezim Kremlin sebagai 'kebohongan dan disinformasi' karena pihak berwenang Rusia menyangkal tanggung jawab atas kekurangan pangan global.
“Tank, bom, dan ranjau Rusia yang mencegah Ukraina menanam dan memanen," tuturnya.
"Kremlin juga menargetkan penyimpanan biji-bijian dan mencuri biji-bijian di Ukraina sambil menyalahkan pihak lain," ujar Michel lagi.
Ia menyebut tindakan Rusia sebuah propaganda yang pengecut.
Presiden Dewan Eropa menyarankan Putin dengan sengaja menargetkan fasilitas penyimpanan dan transportasi makanan Ukraina untuk mencekik pasokan makanan global.
Saat Michel terus menyinggung Rusia, Nebenzya memilih keluar dari pertemuan Dewan Keamanan di tenagh tuduhan tersebut.
Di sisi lain, Duta Besar Rusia itu mengungkapkan apa yang dikatakan oleh Michel adalah kebohonagan besar.
